Tadabbur Surah As Sajdah – Anas Al Emadi

Surah As-Sajdah (bahasa Arab :السّجدة) adalah surah ke-32 dalam Al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 30 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Mu’minun. Dinamakan As-Sajdah berhubung pada surah ini terdapat ayat Sajdah (sujud), yaitu ayat yang kelima belas.

1. Alif Laam Miim.
2. Al-Qur’an diturunkan dari sisi Allah. Isi Al-Qur’an tidak ada yang meragukan sedikit pun. Al-Qur’an turun dari Tuhan penguasa seluruh alam.
3. Patutkah orang-orang kafir Quraisy mengatakan bahwa Muhammad telah merekayasa Al-Qur’an? Wahai Muhammad, Al-Qur’an itu benar-benar datang dari Tuhanmu. Al-Qur’an menjadi sarana bagimu untuk mengancam kaum Quraisy yang belum pernah didatangi seorang rasul yang menyampaikan ancaman kepada mereka. Semoga dengan Al-Qur’an ini mereka memperoleh hidayah.
4. Allah adalah Tuhan yang telah menciptakan langit, bumi dan semua yang ada di antara keduanya dalam enam masa. Kemudian Allah berkuasa di atas ‘Arsy. Wahai manusia, tiada tuhan selain Allah yang dapat memberikan perlindungan dan pertolongan kepada kalian. Tidakkah kalian mau mengingat nikmat Allah?
5. Allah lah yang mengatur semua urusan makhluk dari langit sampai ke bumi. Kemudian setiap hari semua urusan dibawa ke hadapan Allah. Jarak perjalanan menuju ke hadapan Allah adalah sejauh seribu tahun menurut hitungan tahun kalian.
6. Itulah Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui semua yang ghaib dan yang tampak. Allah adalah Tuhan yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya. Edit ss
7. Allah lah yang menjadikan semua ciptaan-Nya itu baik. Allah lah yang memulai penciptaan manusia dari tanah.
8. Kemudian keturunannya dijadikan dari setetes air yang hina, mani.
9. Kemudian Allah sempurnakan kejadian manusia. Allah tiupkan ruh-Nya ke dalam diri manusia. Allah telah menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati untuk kalian. Wahai manusia, akan tetapi sedikit sekali di antara kalian yang mau taat kepada Allah.
10. Orang-orang kafir berkata: “Apakah setelah kami mati dan telah hancur menjadi tanah, kelak kami akan dihidupkan kembali menjadi manusia baru?” Orang-orang kafir itu tidak mau mempercayai hari kiamat, hari semua manusia bertemu dengan Tuhannya.
11. Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang kafir: “Malaikat maut akan mencabut nyawa kalian. Malaikat diberi kekuasaan mendatangi kalian, kemudian kelak kalian akan dikembalikan kepada Tuhan kalian.”
12. Wahai Muhammad, engkau akan ngeri sekiranya engkau dapat menyaksikan saat orang-orang kafir menundukkan kepala-kepala mereka di hadapan Tuhan mereka sambil berkata: “Wahai Tuhan kami, jadikanlah kami dapat melihat dan mendengar. Wahai Tuhan kami, kembalikanlah kami ke dunia. Pasti kami akan melakukan amal shalih. Sungguh kami akan menjadi orang-orang yang beriman.”
13. Kami telah tetapkan bahwa neraka Jahanam itu akan dipenuhi oleh jin dan manusia yang kafir. Sekiranya pada diri jin dan manusia yang kafir ada keinginan beriman kepada Allah, niscaya Kami beri hidayah, sehingga mereka tidak menjadi penghuni neraka.
14. Allah berfirman kepada penghuni neraka Jahanam: “Sekarang, rasakanlah adzab neraka Jahanam. Di dunia dahulu kalian telah melupakan hari pembalasan bagi kalian ini. Karena itu, Kami tinggalkan kalian di neraka Jahanam. Rasakanlah adzab yang kekal disebabkan dosa-dosa kalian dahulu.”
15. Sebenarnya orang-orang yang benar-benar beriman kepada ayat-ayat Kami adalah orang-orang yang ketika diingatkan dengan ayat-ayat Al-Qur’an, mereka merunduk bersujud seraya bertasbih dengan memuji Tuhan mereka. Mereka tidak bersikap sombong di muka bumi.
16. Mereka bangun di malam hari untuk berdo’a kepada Tuhan mereka dengan penuh rasa takut dan harap. Mereka juga mendermakan sebagian harta yang Kami karuniakan kepada mereka.
17. Tidak seorang pun mengetahui rahasia pahala yang menyejukkan mata yang Allah sediakan bagi orang-orang beriman. Pahala itu sebagai balasan atas amal shalih yang telah mereka lakukan di dunia.
18. Samakah balasan amal bagi orang mukmin dengan orang kafir? Tentu saja tidak sama.
19. Orang-orang yang beriman dan beramal shalih, akan mendapatkan surga-surga sebagai tempat tinggal. Surga sebagai pahala atas semua amal shalih mereka.
20. Adapun orang-orang kafir, tempat tinggal mereka adalah neraka. Setiap kali orang-orang kafir ingin keluar dari neraka itu, mereka dikembalikan lagi ke dalamnya. Kepada orang-orang kafir dikatakan: “Rasakanlah adzab neraka yang di dunia dahulu selalu kalian dustakan.”
21. Kami pasti menimpakan adzab di dunia dan adzab yang lebih berat lagi di akhirat kepada orang-orang kafir, agar mereka mau bertaubat kepada Allah.
22. Wahai Muhammad, siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang mengingkari peringatan Al-Qur’an yang disampaikan kepada mereka? Allah berfirman: “Sungguh Kami akan menuntut tanggung jawab orang-orang yang berbuat dosa di dunia.”
23. Sungguh telah Kami berikan Taurat kepada Musa. Wahai Muhammad, janganlah kamu ragu-ragu bahwa Musa benar-benar menerima Taurat dari Tuhannya. Kami jadikan Taurat itu sebagai petunjuk bagi Bani Israil.
24. Di antara Bani Israil ada yang telah Kami angkat menjadi pemimpin. Para pemimpin itu mendapatkan hidayah dari Kami karena mereka bersabar dan beriman kepada Taurat, ayat-ayat Kami.
25. Tuhanmu adalah Tuhan yang pada hari kiamat kelak akan memberikan keputusan atas semua perselisihan antara para nabi dengan umatnya di dunia.
26. Bukankah kaum kafir Quraisy telah mendengar kisah tentang banyaknya umat-umat dahulu yang telah Kami binasakan? Kaum Quraisy biasa melewati bekas kehancuran tempat tinggal umat-umat dahulu yang telah Kami binasakan. Sungguh kehancuran tempat tinggal umat-umat itu merupakan bukti kekuasaan Allah. Mengapa kaum kafir Quraisy tidak mau mendengarkan ajakan untuk beriman kepada Allah?
27. Mengapa kaum kafir Quraisy tidak mau berpikir bahwa Kamilah yang telah menurunkan air hujan ke bumi yang tanahnya berlapis-lapis? Kemudian Kami keluarkan dari tanah itu tanaman yang menjadi bahan makanan bagi ternak dan diri mereka. Tidakkah kaum kafir Quraisy mau berpikir?
28. Kaum kafir Quraisy bertanya kepada Muhammad: “Kapankah datangnya kemenangan yang dijanjikan Tuhanmu kepadamu dan orang-orang beriman, jika perkataan kalian memang benar?”
29. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Hari kemenangan yang sebenarnya adalah di akhirat. Di akhirat, keimanan orang-orang kafir tidak lagi bermanfaat bagi mereka. Adzab di akhirat bagi mereka tidak ditunda.”
30. Wahai Muhammad, biarkanlah mereka memperolok-olok kamu. Tunggulah datangnya adzab kepada mereka. Mereka juga menunggu.

source

Related Articles

One Comment

  1. Thank you for your great work, Allah blesses you, Is there is a legit way to download the videos so I can play it all day without internet usage (offline)?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close