Tadabbur Surah Fushshilat – Abu Bakar Asy-Syathiri

Surah Fushshilat (Arab: فصّلت, “Yang Dijelaskan”) adalah surah ke-41 dalam al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 54 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah yang diturunkan sesudah Surah Al-Mu’min ini dinamai Fussilat (Yang Dijelaskan) diambil dari kata Fushshilat yang terdapat pada permulaan surah ini.

1. Haa Miim.
2. Al-Qur’an diturunkan dari Tuhan Yang Mahaluas dan kekal belas kasih-Nya kepada orang mukmin lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.
3. Al-Qur’an adalah sebuah kitab berbahasa Arab yang ayat-ayatnya jelas lagi rinci, dan menjadi pelajaran bagi kaum yang mau memahami isinya.
4. Al-Qur’an menjadi kabar gembira bagi orang mukmin dan ancaman bagi orang kafir. Namun sebagian besar manusia mengingkari kebenarannya. Mereka tidak mau mendengar ajaran-ajaran Al-Qur’an.
5. Orang-orang kafir Quraisy berkata kepada Muhammad: “Wahai Muhammad, hati kami telah tertutup untuk mendengarkan ajaran-ajaran yang kamu sampaikan kepada kami. Telinga kami telah tersumbat. Antara kami dan kamu ada sekat pemisah. Karena itu, silahkan kamu menyembah Tuhanmu, dan kami tetap menyembah Tuhan kami.”
6. Wahai Muhammad, katakanlah: “Aku hanya seorang manusia seperti kalian. Tetapi aku diberi wahyu. Tuhan kalian yang sebenarnya hanyalah Tuhan Yang Esa. Karena itu, hendaklah kalian dengan ikhlas menjalankan agama-Nya. Mohonlah ampun kepada-Nya. Celakalah orang-orang yang melakukan perbuatan syirik,
7. yaitu orang-orang yang tidak mau mengeluarkan zakat dan mengingkari adanya hari akhirat.
8. Orang-orang yang beriman dan beramal shalih pasti mendapatkan pahala yang tidak terbatas banyaknya.”
9. Wahai Muhammad, katakanlah: “Mengapa kalian kafir kepada Tuhan yang menciptakan bumi dalam dua masa? Mengapa kalian mengadakan tuhan-tuhan selain Allah sebagai sekutu-Nya? Yang menciptakan langit dan bumi adalah Allah, Tuhan yang menguasai seluruh alam.
10. Allah telah menciptakan gunung-gunung di muka bumi dan memberikan barakah. Allah telah menetapkan bahan-bahan makanan bagi manusia dalam empat masa, sebagai satu pemberian yang adil bagi orang yang memohon atau tidak memohon rezeki.
11. Kemudian Allah menuju ke langit ketika langit masih menjadi asap. Kemudian Allah berfirman: ‘Wahai langit dan bumi, datanglah kamu berdua kepada-Ku dengan suka rela atau terpaksa.’ Langit dan bumi berkata: ‘Kami datang kepada-Mu dengan penuh suka rela.’
12. Lalu Allah menciptakan tujuh lapis langit dalam dua masa. Allah telah memberikan wahyu pada setiap lapisan langit, ketetapan apa saja yang berlaku pada langit itu. Kami telah hiasi langit yang dekat dengan bumi dengan berbagai bintang. Para malaikat langit menjaganya. Demikian itulah ketetapan Allah, Tuhan yang Yang Mahaperkasa lagi Maha Mengetahui.”
13. Wahai Muhammad, jika kaum kafir Quraisy mengingkari seruan untuk mengesakan Allah, katakanlah: “Aku menyampaikan ancaman kepada kalian. Allah akan kirimkan petir yang membawa adzab kepada kalian seperti petir yang telah menghancurkan kaum ‘Ad dan Tsamud.”
14. Ketika para rasul datang kepada kaum-kaum lain sebelum dan sesudah kaum ‘Ad dan Tsamud mereka berseru kepada kaumnya: “Janganlah kalian tunduk dan taat kecuali hanya kepada Allah.” Mereka menjawab: “Kalau Tuhan kami berkehendak mengutus para rasulnya, niscaya Tuhan kami akan mengutus para malaikat. Kami tetap akan mengingkari ajaran yang kalian bawa dari Tuhan yang mengutus kalian kepada kami.”
15. Kaum ‘Ad bersikap congkak di muka bumi dengan berbuat zhalim. Mereka berkata kepada para rasul: “Siapakah yang lebih kuat dari kami?” Mengapa mereka tidak mau memperhatikan bahwa Allah yang telah menciptakan mereka itu lebih kuat dari mereka. Mereka itu senantiasa mengingkari ajaran Kami yang disampaikan para rasul kepada mereka.
16. Lalu Kami kirimkan kepada mereka angin kencang yang sangat hebat dalam beberapa hari. Angin kencang itu menghancurkan mereka. Kami timpakan kepada mereka adzab yang penuh kehinaan dalam kehidupan dunia ini. Padahal adzab akhirat bagi mereka lebih menghinakan lagi. Mereka kelak tidak akan diberi pertolongan.
17. Adapun kaum Tsamud, mereka Kami beri petunjuk, tetapi mereka lebih mencintai kesyirikan daripada tauhid. Lalu mereka ditimpa oleh sambaran petir yang menghancurkan dan menghinakan mereka karena perbuatan syirik mereka.
18. Kami selamatkan orang-orang mukmin, karena mereka bertauhid dan beramal shalih.
19. Pada hari kiamat kelak, musuh-musuh Allah digiring ke dalam neraka. Mereka dikumpulkan dalam neraka berkelompok-kelompok.
20. Ketika orang-orang kafir masuk ke dalam neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka memberikan kesaksian atas segala dosa yang telah mereka lakukan di dunia.
21. Orang-orang kafir berkata kepada kulit mereka sendiri: “Mengapa kalian memberikan kesaksian yang mencelakakan kami?” Kulit-kulit itu berkata: “Allah menjadikan kami dapat berbicara. Allah yang telah menjadikan segala sesuatu dapat berbicara. Allah yang dahulu telah menciptakan kalian. Kepada-Nyalah kalian sekarang dikembalikan.”
22. Wahai orang-orang kafir, kalian tidak dapat membantah semua kesaksian yang diberikan oleh pendengaran kalian, penglihatan dan kulit-kulit kalian. Kalian di dunia dahulu menyangka bahwa Allah tidak mengetahui sebagian besar dosa yang kalian lakukan.
23. Begitulah anggapan buruk kalian pada Tuhan kalian, sehingga kalian masuk neraka. Dan di akhirat sekarang ini kalian menjadi orang-orang yang rugi.
24. Para penghuni neraka Jahanam terpaksa bersabar, karena tidak ada tempat lain bagi mereka. Sekalipun mereka minta tolong agar dilepaskan dari adzab neraka Jahanam, tidak ada yang dapat menolong mereka dari adzab itu.
25. Kami sediakan setan-setan dari golongan jin dan manusia sebagai teman karib bagi orang-orang kafir. Setan-setan itu membisikkan keraguan di hati mereka akan adanya balasan di akhirat dan mendorong untuk bersenang-senang hidup di dunia. Orang-orang kafir itu patut untuk mendapatkan adzab seperti yang telah menimpa umat-umat yang sesat dahulu. Mereka itu kelak sungguh sangat rugi di akhirat.
26. Orang-orang kafir berkata: “Janganlah kalian dengarkan Al-Qur’an ini. Hendaklah kalian buat keributan supaya kalian dapat mengalahkan suara bacaan Al-Qur’an.”
27. Karena itu, sungguh Kami akan menimpakan adzab yang berat kepada orang-orang kafir. Di akhirat Kami akan berikan balasan yang lebih buruk daripada dosa yang mereka lakukan di dunia.
28. Begitulah balasan neraka bagi musuh-musuh Allah. Mereka kekal di dalam neraka, sebagai hukuman atas pengingkaran mereka kepada Al-Qur’an.
29. Di akhirat orang-orang kafir berkata: “Wahai Tuhan kami, tunjukkanlah kepada kami jin dan manusia yang di dunia dahulu telah menyesatkan kami. Kami mohon mereka ditempatkan di neraka paling bawah, agar mereka mendapatkan adzab yang paling berat.”
30. Sesungguhnya orang-orang yang berkata: “Tuhan kami adalah Allah”, kemudian mereka tidak menyekutukan Allah sedikitpun, kelak di akhirat para malaikat akan turun kepada mereka dengan berkata: “Kalian jangan takut dan jangan bersedih. Bergembiralah kalian dengan surga yang dijanjikan kepada kalian.
31. Kamilah pembela-pembela kalian ketika kalian hidup di dunia dan di akhirat. Di akhirat, kalian akan mendapatkan apa saja yang kalian inginkan, dan kalian juga akan mendapatkan apa saja yang kalian minta.
32. Kalian mendapatkan hidangan yang datang dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.”
33. Apakah ada orang yang lebih baik daripada orang yang menyeru kepada ajaran tauhid dan taat kepada Allah semata-mata serta beramal shalih, dan dia berkata: “Sungguh aku termasuk kaum muslim.”
34. Amal shalih tidaklah sama dengan perbuatan dosa. Wahai Muhammad, balaslah perbuatan buruk orang lain kepadamu dengan berlaku baik kepadanya. Jika terjadi permusuhan antara diri kamu dengan seseorang, maka perlakukanlah dia dengan baik, sehingga dia merasa sebagai teman dekatmu.
35. Orang-orang yang mau membalas keburukan orang lain kepadanya dengan berlaku baik kepadanya hanyalah orang-orang yang bersabar menahan amarahnya. Orang-orang yang mau berbuat semacam ini adalah orang-orang yang kelak di akhirat bernasib sangat baik.
36. Wahai Muhammad, jika setan datang menggodamu, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
37. Di antara bukti kekuasaan Allah adalah adanya malam dan siang serta matahari dan bulan. Wahai manusia, janganlah kalian bersujud kepada matahari dan bulan. Akan tetapi bersujudlah kalian kepada Allah, Tuhan yang telah menciptakan matahari dan bulan, jika kalian benar-benar taat kepada-Nya.
38. Wahai Muhammad, jika kaum musyrik tidak mau sujud kepada Allah, maka sesungguhnya para malaikat yang ada di sisi Tuhanmu senantiasa bertasbih kepada-Nya malam dan siang hari. Para malaikat tidak jemu untuk tetap bertasbih kepada Allah.
39. Di antara bukti kekuasaan-Nya adalah kalian dapat melihat bumi ditundukkan untuk kepentingan manusia. Apabila turun air hujan ke bumi, maka tanah menjadi subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan yang segar. Tuhan yang menyuburkan bumi yang gersang itulah Tuhan yang kelak menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati. Sungguh Allah Mahakuasa berbuat apa saja.
40. Orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Al-Qur’an, mereka itu tidak akan mampu melarikan diri dari adzab Kami. Apakah orang-orang yang dimasukkan ke dalam neraka itu lebih baik? Ataukah orang beriman yang dimasukkan ke dalam surga pada hari kiamat kelak? Wahai manusia, karena itu silahkan kalian berbuat sesuka kalian. Sungguh Tuhan senantiasa mengetahui apa yang kalian lakukan.
41. Orang-orang kafir yang mengingkari Al-Qur’an ketika Al-Qur’an datang kepada mereka pasti celaka. Sungguh Al-Qur’an ini adalah sebuah kitab yang amat mulia.
42. Al-Qur’an tidak tersentuh oleh upaya pemalsuan pada masa turunnya maupun pada masa-masa selanjutnya. Al-Qur’an turun dari Tuhan Yang Mahabijaksana lagi Maha Terpuji.
43. Wahai Muhammad, apa yang dikatakan oleh kaum kafir kepadamu juga telah dikatakan oleh kaum kafir dahulu kepada rasul-rasul sebelum kamu. Sungguh Tuhanmu Maha Pengampun dan Maha Memberi siksa yang amat pedih.
44. Sekiranya Al-Qur’an ini Kami turunkan bukan berbahasa Arab, pasti kaum kafir Quraisy berkata: “Mengapa Al-Qur’an tidak diturunkan berbahasa Arab yang mudah dipahami? Apakah Al-Qur’an bukan berbahasa Arab, padahal nabi yang membawa Al-Qur’an orang Arab?” Wahai Muhammad, katakanlah: “Al-Qur’an ini menjadi petunjuk dan obat bagi orang-orang yang beriman. Orang-orang yang tidak beriman, mereka menyumbat telinga mereka agar tidak mendengar Al-Qur’an. Mereka juga buta terhadap Al-Qur’an. Mereka itu seolah-olah mendengar suara Al-Qur’an dari tempat yang sangat jauh.
45. Kami turunkan Taurat kepada Musa. Ternyata sebagian kaum Yahudi mengimani Taurat dan sebagian lain mendustakannya. Sekiranya waktu turunnya adzab kepada suatu kaum belum Allah tetapkan, niscaya kaum Yahudi yang mendustakan Taurat itu sudah dibinasakan. Sungguh kaum Yahudi selalu meragukan kebenaran Taurat.
46. Siapa saja yang beramal shalih, maka amal shalihnya itu menguntungkan dirinya. Siapa saja berbuat dosa, maka dosanya itu akan menjadi tanggung jawabnya sendiri. Tuhanmu tidak sedikit pun berlaku zhalim kepada hamba-Nya.
47. Pengetahuan tentang hari kiamat hanyalah milik Allah. Setiap buah yang keluar dari kelopaknya atau janin yang dikandung oleh seorang perempuan dan dilahirkannya, semuanya itu ada dalam pengetahuan Allah. Pada hari kiamat Allah bertanya kepada kaum musyrik: “Dimanakah tuhan-tuhan yang kalian jadikan sebagai sekutu-Ku?” Kaum musyrik berkata: “Kami mengakui hanya Engkau Tuhan yang esa. Tidak seorang pun di antara kami yang mau menjadi saksi bahwa ada tuhan-tuhan selain Engkau.”
48. Tuhan-tuhan yang di dunia dahulu disembah kaum musyrik telah lenyap. Mereka yakin tidak ada lagi jalan keluar dari siksa neraka.
49. Manusia tidak pernah jemu untuk memohon rahmat kepada Allah, namun jika bencana menimpanya, ternyata dia berputus asa.
50. Jika Kami berikan nikmat dari sisi Kami kepada manusia setelah bencana menimpanya, tentulah mereka berkata: “Semua kebaikan ini adalah hasil usahaku. Aku yakin kiamat itu tidak akan datang. Sekiranya aku kelak benar-benar dikembalikan kepada Tuhanku, maka aku mempunyai kedudukan yang sangat baik di sisi Tuhan.” Karena itu, pada hari kiamat kelak, Kami akan memberitahukan kepada orang-orang kafir, semua dosa yang telah mereka lakukan di dunia. Pada hari itu Kami akan timpakan kepada mereka adzab yang sangat berat.
51. Bila manusia Kami beri nikmat, ia berpaling dan tidak lagi peduli kepada Tuhannya. Bila bencana menimpanya, ternyata dia segera berdo’a kepada Tuhannya berlama-lama.
52. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Tahukah kalian bahwa Al-Qur’an itu datang dari Allah? Lalu mengapa kemudian kalian mengingkarinya? Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang selalu menentang Al-Qur’an?”
53. Kami akan tunjukkan kepada kaum kafir bukti-bukti kekuasaan Kami di cakrawala dan pada diri mereka sendiri, sehingga mereka mendapat bukti bahwa Al-Qur’an itu dari Allah. Wahai Muhammad, apakah tidak cukup Tuhanmu menjadi saksi atas semua yang terjadi?
54. Ketahuilah, sesungguhnya kaum kafir itu senantiasa meragukan adanya hari akhirat, saat manusia bertemu dengan Tuhannya. Ketahuilah, sungguh pengetahuan Allah Maha Meliputi apa saja.

source

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close