Surah Al-Jatsiyah
(Arab: الجاثية ,”Yang Berlutut”) adalah surah ke-45 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surah makkiyah yang terdiri atas 37 ayat. Dinamakan Al-Jatsiyah yang berarti Yang Berlutut diambil dari perkataan Jaatsiyah yang terdapat pada ayat 28 surah ini. Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia. Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah. Dinamai juga dengan Asy Syari’ah diambil dari perkataan Syari’ah yang terdapat pada ayat 18 surah ini.

1. Haa Miim.
2. Al-Qur’an ini diturunkan dari Allah, Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
3. Sungguh langit dan bumi menjadi bukti kekuasaan Allah bagi orang-orang beriman.
4. Penciptaan kalian dan semua hewan melata yang bertebaran di muka bumi menjadi bukti kekuasaan Tuhan bagi kaum yang mau beriman.
5. Pergantian malam dan siang, hujan yang Allah turunkan dari langit, lalu dengan air hujan itu bumi menjadi subur setelah gersang, serta berhembusnya angin menjadi bukti kekuasaan Allah bagi orang yang mau berpikir.
6. Wahai Muhammad, itu semua adalah bukti-bukti kekuasaan Allah yang Kami bacakan kepadamu dengan benar. Karena itu, apakah selain Al-Qur’an dan bukti-bukti kekuasaan-Nya ada perkataan lain yang dapat menjadikan manusia beriman?
7. Binasalah setiap orang yang mengingkari Al-Qur’an dan suka berbuat dosa,
8. yaitu orang yang saat mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dibacakan kepadanya, ia terus-menerus ingkar. Dia seolah-olah tidak pernah mendengar ayat-ayat Al-Qur’an. Wahai Muhammad, sampaikanlah kabar adanya adzab yang pedih di akhitrat kepada orang seperti itu.
9. Apabila orang seperti itu mengetahui sedikit saja ayat-ayat Kami, maka ia jadikan ayat-ayat itu sebagai sasaran olok-olok. Mereka kelak akan mendapatkan adzab yang menyakitkan di akhirat.
10. Setelah orang-orang kafir mati, mereka ditunggu oleh neraka Jahanam. Amal usaha orang-orang kafir di dunia tidak berguna sedikit pun bagi mereka di akhirat. Tuhan-tuhan yang mereka sembah selain Allah juga tidak berguna bagi mereka. Mereka mendapatkan adzab yang berat di akhirat.
11. Al-Qur’an adalah kitab petunjuk. Orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Al-Qur’an, mereka itu akan mendapatkan adzab yang penuh kehinaan lagi sangat menyakitkan di akhirat.
12. Allah lah yang telah menundukkan laut untuk kepentingan kalian. Di laut kalian dapat berlayar dengan perahu kalian atas izin Allah. Dengan perahu itu kalian dapat mencari sebagian karunia-Nya di laut. Mudah-mudahan kalian mau mensyukuri nikmat-Nya.
13. Allah telah menundukkan semua yang ada di langit dan di bumi untuk kepentingan kalian. Semua itu karunia dari sisi-Nya. Sungguh semua karunia kepada kalian itu menjadi bukti kekuasaan Allah bagi kaum yang mau berpikir.
14. Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang beriman supaya mereka memaafkan orang-orang yang tidak percaya adanya hari manusia bertemu dengan Allah di akhirat. Kelak Allah akan memberi balasan kepada manusia atas semua dosa yang mereka telah lakukan di dunia.
15. Siapa saja yang beramal shalih, maka keshalihan itu untuk dirinya sendiri. Siapa saja berbuat dosa, maka dia sendiri yang akan menanggungnya. Kelak kalian akan dikembalikan kepada Tuhan kalian di akhirat.
16. Kami telah berikan Taurat, Injil, hukum dan kenabian kepada Bani Israil. Kami telah berikan rezeki yang baik-baik kepada Bani Israil. Kami telah lebihkan mereka dari bangsa-bangsa lain semasanya yang ada di alam ini pada masa itu.
17. Kami telah berikan kepada Bani Israil syari’at-syari’at yang jelas dari agama Allah ini. Akan tetapi setelah Al-Qur’an sampai kepada Bani Israil, mereka menolak karena rasa dengki. Wahai Muhammad, Tuhanmu akan mengadili mereka pada hari kiamat berkenaan dengan penolakan mereka itu.
18. Kemudian Kami jadikan engkau mengikuti syari’at Allah. Karena itu, ikutilah syari’at Allah. Janganlah engkau mengikuti hawa nafsu orang-orang kafir yang tidak mau mengerti adanya kebenaran Al-Qur’an.
19. Orang-orang kafir itu sedikit pun tidak berguna bagimu untuk menghindari siksa Allah di akhirat. Sungguh orang-orang kafir itu satu dengan lainnya saling menolong dalam kebatilan. Allah adalah Tuhan yang melindungi orang-orang yang taat kepada Allah dan bertauhid.
20. Wahai Muhammad, Al-Qur’an ini adalah bukti kebenaran kerasulanmu kepada segenap manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang mau beriman.
21. Apakah orang-orang yang berbuat dosa itu mengira bahwa Kami akan memberikan pahala kepada mereka seperti yang Kami berikan kepada orang-orang yang beriman dan beramal shalih selama mereka hidup di dunia dan sesudah mereka mati? Sungguh amat buruk anggapan orang-orang kafir itu.
22. Allah telah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar. Allah akan memberikan balasan kepada manusia atas setiap amalnya. Mereka tidak akan diperlakukan secara zhalim di akhirat.
23. Wahai Muhammad, apa pendapatmu tentang orang yang mempertuhankan hawa nafsunya? Allah menyesatkan orang yang mempertuhankan hawa nafsunya. Allah memateri pendengaran mereka, hati mereka, dan memasang tabir di depan penglihatan mereka. Karena itu, siapakah yang dapat memberikan petunjuk kepada mereka selain Allah? Mengapa orang-orang kafir itu tidak mau berpikir?
24. Orang-orang kafir berkata: “Kehidupan yang sebenarnya hanyalah kehidupan di dunia ini, kami mati dan kami hidup di dunia ini saja. Waktulah yang membinasakan kami.” Orang-orang kafir itu sedikit pun tidak tahu tentang mati dan hidup yang sebenarnya. Sungguh mereka itu hanya mengikuti persangkaan belaka.
25. Jika Al-Qur’an yang menjadi bukti yang jelas atas kebenaran kerasulan Muhammad itu dibacakan kepada orang-orang kafir Quraisy, maka mereka selalu menyanggah dengan berkata: “Wahai Muhammad dan orang-orang beriman, hidupkanlah kembali nenek moyang kami, jika ancaman yang kalian sampaikan itu benar.”
26. Wahai Muhammad, katakanlah: “Allah yang menghidupkan kalian, lalu mematikan kalian dan kemudian mengumpulkan kalian pada hari kiamat, hari yang tidak diragukan lagi kedatangannya. Akan tetapi, sebagian besar manusia tidak mau menyadari.”
27. Kekuasaan di langit dan di bumi hanyalah milik Allah. Pada hari kiamat terjadi, orang-orang yang berbuat dosa akan rugi.
28. Wahai Muhammad, pada hari kiamat kamu akan melihat setiap manusia tunduk ketakutan. Setiap manusia akan dipanggil untuk mengambil catatan amalnya. Para malaikat berkata kepada mereka: “Wahai manusia, hari ini kalian akan diberi balasan atas semua perbuatan yang dahulu telah kalian lakukan.
29. Inilah catatan Kami tentang semua amal kalian. Catatan itu akan berbicara dengan sebenarnya kepada kalian. Sungguh Kami akan menghitung secara rinci semua perbuatan yang dahulu kalian lakukan di dunia.”
30. Adapun orang-orang beriman dan beramal shalih, mereka dimasukkan oleh Tuhan mereka ke dalam surga-Nya. Surga adalah tempat kemenangan yang sangat nyata.
31. Adapun orang-orang kafir, maka kepada mereka dikatakan: “Bukankah di dunia dahulu ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepada kalian, tetapi kalian mengingkarinya? Kalian dahulu adalah kaum yang suka berbuat dosa.”
32. Apabila kepada orang-orang kafir dikatakan: “Sungguh janji Allah itu benar. Hari kiamat itu tidak dapat diragukan lagi datangnya.” Namun kalian berkata: “Kami tidak mau tahu apa itu kiamat. Kiamat itu hanya sangkaan saja. Kami sama sekali tidak meyakini adanya hari kiamat.”
33. Pada hari kiamat tampaklah kepada orang-orang kafir itu dosa-dosa yang mereka lakukan di dunia dahulu. Karena itu, orang-orang kafir patut mendapatkan hukuman atas ejekan-ejekan yang dahulu mereka lontarkan kepada orang-orang beriman.
34. Allah berfirman kepada orang-orang kafir: “Hari ini Kami melupakan kalian seperti kalian dahulu telah melupakan adanya hari pertemuan kalian ini dengan Kami. Tempat tinggal kalian adalah neraka. Kalian tidak akan mendapatkan seorang pun yang dapat membela kalian.
35. Begitulah yang kelak pasti terjadi. Wahai orang-orang kafir, kalian di dunia dahulu telah menjadikan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai sasaran ejekan. Kalian telah tertipu oleh gemerlapnya kehidupan dunia.” Karena itu, pada hari ini orang-orang kafir tidak akan dapat menghindar dari siksa neraka. Mereka pun tidak akan dikembalikan ke dunia untuk bertaubat.
36. Segala ungkapan puji dan syukur hanya berhak ditujukan kepada Allah, Tuhan yang menguasai seluruh langit dan seluruh bumi serta Tuhan yang menguasai seluruh alam.
37. Semua keagungan di langit dan di bumi hanya menjadi milik-Nya. Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.

source

Leave a Reply

Close Menu