Surah Az-Zumar – Mishari Rasyid Al-Afasy

AZ-ZUMAR
Rombongan-rombongan
Makkiyyah
Surat ke-39: 75 ayat


1. Al-Qur’an ini diturunkan dari Allah, Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
2. Sungguh, Kami telah menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu dengan benar. Karena itu, tunduk dan taatlah kepada Allah dengan ikhlas menjalankan perintah-Nya.
3. Ketahuilah, agama yang benar hanya milik Allah. Orang-orang yang menjadikan tuhan-tuhan selain Allah sebagai sesembahannya berkata: “Kami menyembah tuhan-tuhan selain Allah ini hanyalah supaya mereka dapat mendekatkan kami kepada Allah sedekat-dekatnya.” Pada hari kiamat, Allah akan mengadili orang-orang musyrik yang menyalahi ajakan untuk bertauhid dari para rasul-Nya. Sungguh Allah tidak akan memberi hidayah kepada orang-orang yang suka berdusta atas nama agama lagi ingkar kepada kebenaran.
4. Sekiranya Allah menghendaki seorang anak, niscaya Allah akan memilih siapa saja yang dikehendaki-Nya di antara hamba-Nya. Allah Mahasuci. Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Pemaksa.
5. Allah telah menciptakan langit dan bumi dengan penuh barakah bagi manusia. Allah menggilirkan malam pada siang dan menggilirkan siang pada malam. Allah menundukkan matahari dan bulan bagi kepentingan manusia. Semuanya berjalan sampai masa tertentu. Wahai manusia, ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa lagi Maha Pengampun.
6. Wahai manusia, Allah telah menciptakan kalian dari satu orang. Kemudian menjadikan pasangannya dari jenisnya sendiri. Allah menurunkan hewan-hewan ternak delapan pasang untuk kalian. Allah menciptakan kalian dalam perut ibu kalian tahap demi tahap melalui tiga masa kegelapan. Itulah Allah, Tuhan kalian. Allah lah yang memiliki semua kekuasaan. Tidak ada tuhan kecuali Allah. Wahai manusia, mengapa kalian dapat dibelokkan oleh setan ke jalan yang sesat?
7. Wahai manusia, jika kalian ingkar kepada ajaran Allah, sesungguhnya Allah sama sekali tidak memerlukan kalian. Allah tidak senang hamba-hamba-Nya ingkar. Jika kalian taat, Allah senang kepada kalian. Seseorang tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kalian kelak akan kembali kepada Tuhan kalian. Kemudian Allah akan memberitahukan kepada kalian apa saja yang telah kalian lakukan di dunia. Sungguh Allah Maha Mengetahui apa saja isi hati manusia.
8. Apabila orang kafir ditimpa malapetaka, ia berdo’a kepada Tuhannya dengan merendahkan diri serta menunduk. Kemudian apabila orang kafir itu mendapatkan nikmat dari Allah, ia lupa pada do’a-do’a yang sebelumnya pernah ia panjatkan kepada Allah. Orang kafir menyembah tuhan-tuhan yang dia samakan dengan Allah. Karena itu ia sesat dari agama-Nya. Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang kafir: “Bersenang-senanglah kamu untuk sementara waktu dengan kekafiran kamu. Sungguh kamu kelak menjadi penghuni neraka.”
9. Wahai Muhammad, apakah sama orang yang bangun malam hari untuk melakukan shalat tahajud dan takut kepada hari akhirat dengan orang yang kafir? Wahai Muhammad, katakanlah: “Apakah sama orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu?” Sungguh hanyalah orang yang mempunyai akal sehat yang mau ingat kepada peringatan Allah.
10. Wahai Muhammad, katakanlah: “Wahai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Tuhan kalian.” Di dunia ini orang-orang yang beramal shalih selalu mendapatkan barakah. Bumi Allah itu luas. Sungguh orang-orang yang bersabar menghadapi penindasan kaum kafir kelak akan diberi pahala yang sempurna tanpa batas di akhirat.
11. Wahai Muhammad, katakanlah: “Aku hanya diperintahkan untuk tunduk kepada Allah dengan sungguh-sungguh menjalankan syari’at-Nya.
12. Aku diperintahkan untuk menjadi seorang hamba di antara umatku yang pertama kali tunduk kepada syari’at Allah.”
13. Wahai Muhammad, katakanlah: “Sungguh aku takut berbuat durhaka kepada Tuhanku. Orang yang berbuat durhaka kepada Tuhannya kelak akan mendapatkan adzab pada hari kiamat.”
14. Wahai Muhammad, katakanlah: “Allah lah yang aku sembah, dengan menjalankan syari’at Tuhanku secara benar.
15. Wahai orang-orang musyrik, silakan kalian menyembah siapa pun yang kalian sukai selain Allah.” Wahai Muhammad, katakanlah: “Sesungguhnya orang-orang yang sangat rugi pada hari kiamat adalah orang-orang yang di dunia memenuhi diri dan keluarganya dengan dosa-dosa.” Ketahuilah bahwa kerugian pada hari akhirat itu adalah kerugian yang sebenar-benarnya.
16. Orang-orang musyrik akan mendapatkan siksa api neraka. Api neraka akan menjadi langit-langit dan lantai tempat tinggal mereka. Demikianlah, Allah menyampaikan ancaman kepada hamba-hamba-Nya. Wahai hamba-hamba-Ku, taatlah kalian kepada-Ku.
17. Orang-orang yang menjauhkan diri dari ajakan setan untuk menyembahnya dan bertaubat kepada Allah, mereka akan mendapatkan pahala surga. Wahai Muhammad, berilah kabar gembira kepada hamba-hamba-Ku.
18. Hamba-hamba-Ku itu adalah orang-orang yang mendengarkan firman-firman-Ku, lalu mengikuti anjuran yang sangat baik. Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Mereka itulah orang-orang yang berakal sehat.
19. Wahai Muhammad, bagaimana dengan orang yang ditetapkan mendapatkan adzab? Apakah di akhirat kelak, engkau dapat menyelamatkan orang yang berhak mendapatkan adzab neraka?
20. Adapun orang-orang yang taat kepada Tuhan mereka akan mendapatkan rumah-rumah di surga. Di surga ada rumah-rumah susun. Di bawah surga mengalir sungai-sungai. Semua itu adalah janji Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya.
21. Wahai Muhammad, apakah kamu tidak memperhatikan hujan yang Allah turunkan dari langit? Lalu Allah mengalirkan airnya ke mata air-mata air di muka bumi. Kemudian dengan air itu Allah menumbuhkan tetumbuhan yang bermacam-macam warnanya. Kemudian tetumbuhan itu menjadi subur. Lalu kamu dapat melihat buahnya menguning. Kemudian Allah menjadikan buahnya masak. Sungguh semua kejadian itu menjadi peringatan dan pelajaran bagi orang-orang yang berakal sehat.
22. Wahai Muhammad, apakah orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk masuk Islam lalu dia mengikuti syari’at Tuhannya itu sama dengan orang yang kafir? Sungguh celaka orang-orang yang buta hatinya, sehingga tidak dapat mengingat Allah. Mereka itu benar-benar sangat sesat.
23. Allah telah menurunkan Al-Qur’an sebagai perkataan yang sebaik-baiknya. Kalimat dalam Al-Qur’an ada yang diulang-ulang. Al-Qur’an menyebabkan orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka, bulu kuduknya berdiri, kulit-kulit mereka menjadi segar. Hati mereka tenang dengan membaca Al-Qur’an. Demikian itu karena hidayah Allah, petunjuk yang diberikan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Siapa saja yang mengingkari Al-Qur’an, Allah jadikan dia sesat, dan tidak ada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk ke jalan Allah.
24. Apakah orang yang takut kepada adzab Allah yang pedih pada hari kiamat itu sama dengan orang yang mendustakan adanya adzab akhirat? Kepada orang-orang yang mendustakan adanya adzab akhirat itu akan dikatakan: “Rasakanlah hukuman atas dosa-dosa yang telah kalian lakukan di dunia dahulu.”
25. Umat-umat sebelum kaum kafir Quraisy telah mendustakan para rasul-Nya. Kemudian turunlah adzab kepada mereka dari segala penjuru tanpa mereka duga sebelumnya.
26. Lalu Allah menimpakan kehinaan dalam kehidupan dunia kepada umat-umat kafir dahulu. Dan kelak di akhirat Allah akan timpakan adzab yang lebih berat. Mudah-mudahan kaum kafir Quraisy mau menyadari.
27. Sungguh Kami telah memberikan berbagai macam perumpamaan dalam Al-Qur’an ini kepada manusia supaya mereka itu mau mengingat Allah.
28. Al-Qur’an adalah kitab suci berbahasa Arab. Isi Al-Qur’an tidak ada yang keliru sedikit pun, agar manusia tidak ragu-ragu untuk mengikuti Al-Qur’an.
29. Wahai kaum musyrik, Allah memberikan perumpamaan bagi kalian. Seorang budak dimiliki bersama oleh beberapa majikan, lalu para majikan itu berselisih memperebutkan kepemilikan atas budak itu. Seorang budak lain hanya dimiliki oleh seorang majikan saja. Adakah kedua kepemilikan ini sama? Allah Maha Terpuji. Sungguh sebagian besar manusia tidak mau memahami perumpamaan yang jelas ini.
30. Wahai Muhammad, kamu akan mati, dan orang-orang kafir pun akan mati juga.
31. Wahai manusia, pada hari kiamat kelak, kalian akan saling menuntut keadilan di hadapan Tuhan kalian.
32. Adakah orang yang lebih zhalim daripada orang yang berdusta atas nama Allah dan mendustakan Al-Qur’an yang datang kepadanya? Bukankah neraka Jahanam menjadi tempat tinggal bagi orang-orang kafir di akhirat kelak?
33. Rasul Allah yang membawa Al-Qur’an dan orang-orang mukmin yang membenarkan Al-Qur’an, mereka itulah orang-orang yang taat kepada Allah dan bertauhid.
34. Mereka akan mendapatkan pahala surga yang mereka inginkan di sisi Allah. Demikian itulah pahala bagi orang-orang yang beramal shalih.
35. Allah hapuskan dosa-dosa besar yang telah dilakukan oleh orang-orang mukmin. Allah berikan kepada mereka pahala yang lebih baik daripada amal shalih yang telah mereka lakukan.
36. Tidakkah orang mukmin yakin bahwa cukuplah Allah yang melindungi hamba-Nya? Wahai Muhammad, kaum kafir Quraisy menakuti-nakuti kamu dengan tuhan-tuhan mereka selain Allah. Siapa saja yang berbuat syirik, Allah sesatkan dia. Tidak ada orang yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang sesat dari jalan Allah.
37. Siapa saja yang Allah beri hidayah, maka tidak ada yang dapat menyesatkan dia. Bukankah Allah Mahaperkasa lagi Maha Berkuasa untuk menghukum hamba-Nya yang kafir?
38. Wahai Muhammad, jika kamu bertanya kepada kaum kafir Quraisy: “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, pasti mereka menjawab: “Allah.” Wahai Muhammad, katakanlah: “Lalu bagaimana dengan tuhan-tuhan selain Allah yang kalian sembah itu? Jika Allah menghendaki bencana menimpaku, apakah tuhan-tuhan kalian dapat menjauhkan bencana itu dari diriku? Atau jika Allah menghendaki memberi rahmat kepadaku, apakah tuhan-tuhan kalian dapat merintangi rahmat-Nya untuk diriku?” Wahai Muhammad, katakanlah: “Cukuplah Allah menjadi pelindungku. Hanya kepada Allah lah orang-orang mukmin berserah diri.”
39. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Wahai kaumku, silakan kalian tetap beribadah sesuai dengan agama kalian. Aku akan terus berdakwah sebagaimana Tuhanku perintahkan kepadaku. Kelak di akhirat, kalian akan tahu balasan apa yang kalian terima.
40. Di akhirat kelak, kalian akan tahu siapa yang ditimpa adzab yang penuh kehinaan dan patut kekal merasakan adzab itu.”
41. Wahai Muhammad, Kami telah menurunkan Al-Qur’an kepadamu berisi kebenaran untuk disampaikan kepada semua manusia. Siapa saja yang mengikuti Al-Qur’an, berarti dia melakukan kebaikan untuk dirinya sendiri. Siapa saja yang mengingkari Al-Qur’an, maka keingkarannya itu mengakibatkan adzab untuk dirinya sendiri. Kamu tidaklah berkuasa menghentikan orang-orang sesat itu dari berbuat dosa.
42. Allah yang menguasai jiwa setiap manusia saat ia telah mati atau ketika tidur sebelum mati. Allah mencabut nyawa setiap manusia yang telah ditetapkan kematiannya. Allah memberi nyawa setiap manusia sampai datang ajalnya. Sungguh kekuasaan mengendalikan nyawa setiap manusia itu benar-benar menjadi bukti kekuasaan Allah bagi kaum yang mau berpikir.
43. Apakah kaum kafir Quraisy menjadikan selain Allah sebagai penolongnya? Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Apakah kalian tetap menyembah tuhan-tuhan selain Allah, sekalipun tuhan-tuhan itu tidak kuasa berbuat apa pun dan tidak pula dapat berpikir?”
44. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Semua pertolongan kepada manusia hanya menjadi hak Allah. Milik Allah lah semua kekuasaan di langit dan di bumi. Hanya kepada Allah lah kelak kalian akan dikembalikan.”
45. Orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat, saat mendengar nama Allah saja yang disebut, hati mereka sangat kesal. Akan tetapi bila mendengar nama tuhan-tuhan selain Allah disebut, tiba-tiba mereka sangat gembira.
46. Wahai Muhammad, katakanlah “Wahai Tuhan pencipta langit dan bumi lagi Maha Mengetahui yang ghaib dan yang tampak, Engkau kelak pada hari kiamat akan mengadili semua perselisihan antar hamba-hamba-Mu di dunia ini.”
47. Pada hari kiamat, sekiranya setiap orang yang berbuat zhalim memiliki kekayaan sebanyak isi bumi ini dan ditambah lagi sebanyak itu, pasti akan mereka gunakan untuk menebus dirinya dari adzab yang berat. Pada hari kiamat, setiap orang yang berbuat zhalim akan menyaksikan beratnya adzab Allah yang di dunia dahulu tidak pernah mereka perkirakan.
48. Pada hari kiamat, setiap orang akan menyaksikan semua dosa yang pernah dilakukannya di dunia. Orang-orang kafir patut mendapatkan adzab karena telah mencemooh orang-orang mukmin di dunia.
49. Ketika manusia tertimpa bencana, ia berdo’a memohon pertolongan kepada Kami. Ketika Kami beri nikmat sesudah bencana itu, ia berkata: “Semua nikmat ini aku peroleh semata-mata karena kepandaianku.” Padahal nikmat itu merupakan ujian dari Allah. Akan tetapi sebagian besar manusia tidak mau menyadari.
50. Sesungguhnya dahulu, umat-umat kafir sebelum kaum kafir Quraisy telah berkata seperti itu. Karena itu, kecongkakan kaum kafir Quraisy tidaklah bermanfaat sedikit pun bagi mereka di akhirat.
51. Di akhirat, kaum kafir Quraisy akan tertimpa adzab karena dosa-dosa yang telah mereka lakukan di dunia. Orang-orang yang zhalim akan mendapatkan nasib buruk karena dosa-dosa yang telah mereka lakukan di dunia. Di akhirat kelak, mereka tidak akan sanggup menghadapi adzab.
52. Apakah kaum kafir Quraisy tidak tahu bahwa yang menetapkan banyak atau sedikitnya rezeki setiap manusia adalah Allah? Sungguh penetapan banyak atau sedikitnya rezeki setiap manusia itu menjadi bukti kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman.
53. Wahai Muhammad, katakanlah: “Wahai hamba-hamba-Ku yang telah melakukan dosa-dosa besar, janganlah kalian putus asa dari rahmat Allah. Sungguh Allah mengampuni semua dosa hamba-Nya yang mau bertaubat. Sungguh Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.”
54. Wahai hamba-hamba-Ku, bertaubatlah kalian kepada Tuhan kalian. Pasrahkanlah diri kalian kepada-Nya sebelum datangnya adzab kepada kalian. Kalian tidak akan menemukan orang yang dapat menolong kalian ketika adzab telah turun.
55. Wahai hamba-hamba-Ku, ikutilah Al-Qur’an yang merupakan sebaik-baik perkataan yang turun dari Tuhan kalian, sebelum adzab datang mendadak kepada kalian, sedangkan kalian tidak menyadarinya.
56. Di akhirat kelak, setiap manusia akan berkata: “Alangkah ruginya aku karena meninggalkan amal-amal shalih yang diperintahkan Allah. Sungguh di dunia dahulu aku termasuk orang yang memperolok-olok agama Allah.”
57. Atau ia akan berkata: “Alangkah baiknya sekiranya Allah di dunia dahulu memberikan hidayah kepadaku. Pasti aku menjadi orang yang taat kepada Allah.”
58. Atau saat manusia menyaksikan adzab di akhirat, ia berkata: “Alangkah baiknya sekiranya aku dikembalikan sekali lagi ke dunia. Pasti aku menjadi orang yang banyak beramal shalih.”
59. Wahai orang kafir, janganlah kamu menyesal. Bukti-bukti kebenaran tentang keesaan-Ku telah datang kepadamu di dunia dahulu. Akan tetapi kamu selalu mendustakan bukti-bukti keesaan-Ku itu dan bersikap congkak. Kamu di dunia dahulu termasuk golongan kafir.
60. Wahai Muhammad, pada hari kiamat kelak, kamu akan menyaksikan orang-orang yang ketika di dunia berdusta atas nama agama Allah. Engkau saksikan wajah-wajah mereka hitam kelam. Bukankah neraka Jahanam adalah tempat tinggal bagi orang-orang yang congkak?
61. Allah menyelamatkan orang-orang yang bertauhid dan taat kepada-Nya dari adzab neraka, karena mereka telah menang melawan hawa nafsu mereka di dunia. Adzab akhirat tidak akan menyentuh orang-orang yang ketika hidup di dunia taat kepada Allah dan bertauhid. Mereka tidak merasakan kesedihan di akhirat.
62. Allah adalah pencipta semua makhluk. Allah lah yang melindungi semua makhluk-Nya.
63. Allah adalah pemilik kunci-kunci kekayaan seluruh langit dan bumi. Orang-orang yang kafir terhadap bukti-bukti kekuasaan Allah, pasti mereka rugi di akhirat kelak.
64. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Wahai orang-orang yang jahil, apakah kalian menyuruh aku untuk menyembah tuhan-tuhan selain Allah?”
65. Wahai Muhammad, sungguh telah diwahyukan kepadamu dan kepada nabi-nabi sebelum kamu, sekiranya kamu berbuat syirik, pasti amal kebaikanmu sia-sia. Kamu di akhirat termasuk orang yang rugi.
66. Jangan berbuat begitu. Hanya kepada Allah lah kamu harus tunduk dan taat. Jadilah kamu orang yang taat kepada Allah.
67. Orang-orang musyrik tidak mengesakan Allah dengan cara yang sebenarnya. Bumi seluruhnya dalam genggaman Allah. Pada hari kiamat, langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Allah Mahasuci dan Mahatinggi dari perbuatan syirik yang dilakukan kaum musyrik.
68. Pada hari kiamat, sangkakala ditiup. Seluruh makhluk yang berada di langit dan di bumi akan pingsan. Tetapi ada makhluk yang Allah kehendaki tidak pingsan. Kemudian sangkakala ditiup sekali lagi. Ketika itu semua manusia telah berdiri menantikan perhitungan amal mereka di hadapan Allah.
69. Pada hari kiamat, bumi menjadi terang dengan cahaya Tuhannya. Buku-buku catatan amal diserahkan kepada setiap manusia. Para nabi dan para malaikat dihadirkan. Semua perselisihan antara sesama manusia diadili dengan benar dan adil. Setiap manusia tidak ada yang diperlakukan secara zhalim.
70. Pada hari kiamat, setiap manusia akan diberi balasan dengan sempurna sesuai dengan amalnya. Allah Maha Mengetahui apa saja yang telah dilakukan oleh setiap manusia.
71. Orang-orang kafir digiring ke neraka Jahanam berbondong-bondong. Saat mereka datang di depannya, pintu-pintu neraka Jahanam dibuka. Malaikat penjaga neraka Jahanam berkata kepada mereka: “Apakah di dunia dahulu para rasul Allah dari kalangan kalian belum datang kepada kalian untuk membacakan ayat-ayat Tuhan kalian kepada kalian? Apakah para rasul itu belum menyampaikan ancaman kepada kalian tentang hari kalian berkumpul di akhirat ini?” Mereka menjawab: “Sudah.” Adzab bagi orang-orang kafir telah ditetapkan sebagai balasan atas dosa-dosa mereka.
72. Para malaikat berkata kepada orang-orang kafir: “Masuklah kalian ke pintu-pintu Jahanam. Orang-orang kafir kekal di dalamnya. Neraka Jahanam adalah tempat tinggal yang sangat buruk bagi orang-orang yang congkak.”
73. Adapun orang-orang yang taat kepada Tuhan mereka, mereka diantar masuk surga berbondong-bondong. Saat orang-orang mukmin tiba di depan surga, pintu-pintunya dibuka. Malaikat penjaga surga berkata kepada mereka: “Selamat sejahteralah kalian. Sungguh berbahagialah kalian. Masuklah kalian ke dalam surga. Kalian kekal tinggal di dalam surga.”
74. Di surga orang-orang mukmin berkata: “Semua ungkapan puji dan syukur hanyalah berhak ditujukan kepada Allah. Allah telah berjanji kepada kami dengan benar. Allah mewariskan bumi kepada kami. Allah menyediakan surga untuk tempat tinggal kami sebagaimana yang kami inginkan.” Sungguh amat baik pahala yang diterima oleh orang-orang yang beramal shalih.
75. Wahai Muhammad, kamu menyaksikan para malaikat berdiri melingkar mengelilingi ‘Arsy. Para malaikat mengucapkan tasbih dengan memuji Tuhan mereka. Pengadilan Allah di akhirat dilakukan dengan benar dan adil dalam menyelesaikan sengketa di antara manusia. Para malaikat berkata: “Semua ungkapan puji dan syukur hanyalah berhak ditujukan kepada Allah, Pengatur dan Penguasa alam semesta.”

source

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close