Tadabbur Surah An Naba’ – Ahmad Isrofiel Mardlatillah

Surah An-Naba’ (Arab: النّبا , “Berita Besar”) adalah surah ke-78 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 40 ayat. Dinamakan An Naba’ yang berarti berita besar di ambil dari kata An Naba´ yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Dinamai juga Amma yatasaa aluun diambil dari perkataan Amma yatasaa aluun yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

1. Apa sebenarnya yang menjadi pembicaraan kaum Quraisy?
2. Kaum Quraisy itu membicarakan tentang hari kebangkitan.
3. Sebagian mereka mendustakan dan sebagian lain meragukannya.
4. Janganlah mereka mendustakan. Mereka kelak akan menyadari kesalahannya ketika hari kiamat tiba.
5. Sekali-kali janganlah mereka mendustakannya. Mereka kelak akan menyadari kesalahannya ketika hari kiamat tiba.
6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan yang nyaman untuk didiami?
7. Gunung-gunung sebagai penyangga bumi dari bahaya yang mengancam keselamatan manusia?
8. Wahai manusia, bukankah Kami menjadikan kalian laki-laki dan perempuan?
9. Kami menjadikan tidur kalian sebagai penenang bagi kalian.
10. Kami menjadikan malam saat untuk istirahat bagi kalian.
11. Kami menjadikan siang saat untuk mencari rezeki bagi kalian.
12. Kami menciptakan tujuh langit yang kokoh di atas kalian.
13. Kami menjadikan matahari menerangi alam raya.
14. Kami menjadikan hujan dari awan yang banyak turun berkesinambungan.
15. Dengan air hujan itu Kami tumbuhkan biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,
16. serta kebun-kebun yang rindang.
17. Hari kiamat itu benar-benar ditetapkan sebagai saat berkumpulnya manusia yang pertama sampai yang terakhir.
18. Hari kiamat terjadi ketika sangkakala ditiup. Saat itu manusia yang telah mati dibangkitkan. Wahai manusia, kalian kemudian datang menghadap Tuhan kalian berkelompok-kelompok.
19. Kemudian dibukakan pintu langit, lalu muncullah jalan-jalan menuju ke langit.
20. Kemudian gunung-gunung dicabut dari bumi, sehingga berhamburan laksana fatamorgana.
21. Sungguh neraka Jahanam itu punya tempat pengintaian,
22. Sungguh neraka Jahanam menjadi tempat tinggal bagi kaum kafir.
23. Penghuni neraka tinggal di dalam neraka berabad-abad tanpa diketahui batas waktunya.
24. Mereka di neraka tidak merasakan hawa sejuk dan tidak merasakan minuman dingin.
25. Mereka minum air mendidih dan nanah,
26. sebagai adzab yang sepadan dengan dosa-dosa yang mereka lakukan di dunia.
27. Semasa di dunia, kaum kafir tidak takut dan tidak percaya kepada siksa akhirat.
28. Kaum kafir benar-benar mengingkari Al-Qur’an dan Rasul Kami.
29. Setiap amal kaum kafir Kami catat dalam buku catatan di Lauhil Mahfuzh.
30. Allah bertitah kepada mereka: “Rasakanlah adzab neraka ini. Kami akan terus-menerus menambahkan adzab kepada kalian.”
31. Orang-orang yang menjauhkan diri dari kekufuran, kesyirikan dan dosa-dosa, akan selamat dari api neraka.
32. Mereka akan dimasukkan surga yang dikelilingi oleh kebun-kebun dan buah anggur,
33. gadis-gadis yang montok yang umur dan tingginya sama,
34. gelas yang isinya selalu penuh.
35. Mereka tidak mendengar sumpah-serapah dan perkataan dusta.
36. Wahai Muhammad, semua kenikmatan itu sebagai pahala dari Tuhanmu atas amal shalih mereka di dunia dahulu.
37. Tuhanmu Yang Mahabelas kasih adalah penguasa langit dan bumi serta semua makhluk. Siapa pun tiada kuasa berbicara dengan Tuhannya sampai Tuhan sendiri mengizinkannya.
38. Pada saat Jibril dan para malaikat berdiri berbaris, mereka tiada berbicara sebelum diberi izin oleh Tuhannya Yang Mahabelas kasih. Izin yang diberikan oleh Allah kepada mereka hanya untuk mengucapkan kalimat ‘Laa ilaaha illallaah’.
39. Itulah hari kepastian. Siapa saja yang beriman dan beramal shalih, berarti ia telah mengikuti agama yang benar untuk kembali kepada Allah.
40. Wahai kaum kafir Quraisy, Kami mengancam kalian dengan adzab yang pasti menimpa kalian pada hari kiamat. Saat itu setiap orang menyaksikan balasan atas amalnya. Kaum kafir bingung luar biasa, karena itu mereka berkata: “Alangkah baiknya sekiranya aku menjadi tanah saja, tidak dihidupkan kembali seperti ini.”

source

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close