Video
Surah Al-Qiyamah Merdu – Said Al Khatib ᴴᴰ

Surah Al-Qiyamah (Arab: القيمة , “Hari Kiamat”) adalah surah ke-75 dalam al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Qari’ah. Kata Al-Qiyamah (hari kiamat) diambil dari perkataan Al-Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
| 1. | Tidak, Aku bersumpah dengan hari kiamat. |
| 2. | Tidak, Aku bersumpah dengan orang yang mencela dirinya sendiri. |
| 3. | Apakah manusia mengira bahwa tulang belulangnya tidak akan Kami kumpulkan kembali? |
| 4. | Bahkan Kami sanggup mengumpulkan kembali dengan sempurna tangan dan kaki yang telah berserakan. |
| 5. | Bahkan manusia ingin selalu berbuat durhaka kepada Tuhannya. |
| 6. | Wahai Muhammad, manusia bertanya kepadamu: “Kapan datangnya hari kiamat itu?” |
| 7. | Hari kiamat datang ketika mata terbelalak menghadapi maut, |
| 8. | dan cahaya bulan lenyap, |
| 9. | matahari dan bulan disatukan sehingga tidak lagi dapat bersinar. |
| 10. | Hari itu manusia bertanya: “Apakah ada tempat untuk melarikan diri?” |
| 11. | Sama sekali tidak ada. Tidak ada satu tempat pun yang dapat dijadikan tempat berlindung. |
| 12. | Pada hari itu hanya kepada Tuhanmulah tempat manusia berkumpul. |
| 13. | Pada hari itu manusia diberitahu perbuatan apa saja yang telah ia lakukan di dunia dan amal shalih apa saja yang telah ia abaikan. |
| 14. | Bahkan manusia benar-benar mengetahui kesalahan dirinya sendiri, |
| 15. | sekalipun manusia memberikan berbagai alasan pembenaran untuk berbuat dosa. |
| 16. | Wahai Muhammad, janganlah engkau gerakkan lidahmu dengan tergesa-gesa untuk menirukan Jibril ketika membacakan Al-Qur’an kepadamu |
| 17. | Kamilah yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan membacakan Al-Qur’an kepadamu. |
| 18. | Apabila Kami telah bacakan Al-Qur’an kepadamu, barulah kamu ikuti bacaannya. |
| 19. | Kemudian Kamilah yang bertanggung jawab untuk menjelaskan Al-Qur’an. |
| 20. | Wahai manusia, bukan begitu. Bahkan kalian mencintai kehidupan dunia, |
| 21. | dan kalian mengabaikan akhirat. |
| 22. | Pada hari kiamat banyak wajah yang berseri-seri. |
| 23. | Mereka itu melihat Tuhannya |
| 24. | Pada hari kiamat banyak wajah yang muram, |
| 25. | karena mereka menyangka akan dimasukkan ke dalam neraka Faqirah. |
| 26. | Wahai manusia, janganlah kalian mengabaikan akhirat. Apabila nyawa telah sampai ke tenggorokan sebagai tanda datangnya sakaratul maut, |
| 27. | lalu malaikat bertanya kepadanya: “Siapakah yang dapat menyelamatkan dirimu dari sakaratul maut ini?” |
| 28. | Orang itu yakin bahwa dirinya akan segera berpisah dari dunia. |
| 29. | Kedua kaki orang itu menyatu |
| 30. | Wahai Muhammad, pada hari itu manusia kembali kepada Tuhanmu. |
| 31. | Orang itu selama hidupnya tidak mau mengimani Al-Qur’an dan tidak mau melaksanakan shalat. |
| 32. | Bahkan ia mendustakan Al-Qur’an dan mengingkari Allah. |
| 33. | Kemudian ia pergi kepada kelompoknya dengan sikap congkak. |
| 34. | Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang itu: “Engkau sungguh celaka! Celaka sekali! |
| 35. | Kemudian, engkau sungguh celaka! Celaka sekali!” |
| 36. | Apakah manusia mengira bahwa dirinya dibiarkan hidup tanpa ada tanggung jawab kepada Tuhannya? |
| 37. | Bukankah manusia itu semula berasal dari setetes air mani yang dipancarkan dari sulbi? |
| 38. | Kemudian menjadi segumpal darah. Lalu Allah ciptakan menjadi janin. Kemudian Allah sempurnakan ciptaan-Nya itu. |
| 39. | Dari setetes air mani itu Allah ciptakan manusia berpasangan laki-laki dan perempuan. |
| 40. | Bukankah Tuhan yang demikian itu berkuasa untuk menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati? |





