Tadabbur Surah Qaaf ayat 19-42 – Mishari Rasyid Al-Afasy

19. Ketika sakaratul maut datang kepada setiap manusia, pasti malaikat berkata kepadanya: “Inilah kematian yang dahulu senantiasa kamu hindari.”
20. Kemudian sangkakala ditiup. Itulah hari yang dahulu diancamkan kepada manusia.
21. Setiap manusia akan datang disertai malaikat yang menggiringnya dan malaikat yang menjadi saksi atas setiap perbuatannya di dunia.
22. Malaikat berkata kepada manusia: “Sungguh dahulu kamu senantiasa melalaikan hari kiamat ini. Karena itu sekarang Kami bukakan tabirnya untuk kamu. Mata kamu pada hari ini dapat melihat akhirat dengan tajam.”
23. Malaikat Raqib, pencatat amal setiap manusia berkata: “Yang ada di hadapanku ini adalah ‘Atid.”
24. Allah berfirman kepada malaikat: “Lemparkanlah setiap orang kafir lagi penentang agama Allah ke Jahanam,
25. karena ia di dunia dahulu menolak untuk beramal shalih, melanggar syari’at Allah dan meragukan kebenaran hari kiamat.
26. Orang kafir itu telah menyembah tuhan-tuhan selain Allah. Karena itu lemparkanlah orang kafir itu ke dalam adzab yang berat.”
27. Setan yang menjadi teman orang kafir di dunia dahulu berkata: “Wahai Tuhan kami, sungguh aku tidak menyesatkannya. Akan tetapi, dia sendiri di dunia dahulu telah berbuat sesat yang sangat jauh.”
28. Allah berfirman kepada setan dan manusia kafir: “Janganlah kalian bertengkar di hadapan-Ku. Sebelumnya Aku telah berikan peringatan kepada kalian.
29. Di hadapan-Ku tidak akan ada lagi ketetapan yang berubah-ubah. Aku sama sekali tidak akan berlaku zhalim kepada hamba-hamba-Ku.”
30. Pada hari kiamat Kami berfirman kepada Jahanam: “Apakah engkau telah penuh?” Jahanam menjawab: “Apakah masih ada tambahan penghuni?”
31. Pada hari kiamat surga didekatkan kepada orang-orang yang taat kepada Allah dan bertauhid. Surga tidak jauh dari hadapan mereka.
32. Para malaikat berkata kepada orang-orang mukmin: “Surga inilah tempat yang dijanjikan kepada kalian dahulu. Surga adalah tempat bagi setiap orang yang bertaubat kepada Tuhannya dan memelihara agamanya,
33. yaitu orang yang takut kepada Tuhan Yang Mahabelas kasih, padahal dia tidak melihat-Nya, dan datang menghadap Tuhannya seraya bertaubat dengan sungguh-sungguh atas dosa yang pernah dilakukannya.”
34. Kemudian malaikat berkata kepadanya: “Masuklah ke dalam surga ini dengan selamat. Hari ini adalah hari kekekalan.”
35. Di dalam surga orang-orang mukmin mendapatkan apa saja yang mereka inginkan. Kami masih memiliki banyak nikmat tambahan di dalam surga.
36. Amat banyak umat-umat sebelum kaum kafir Quraisy yang Kami binasakan. Umat-umat itu lebih kuat dari kaum kafir Quraisy. Mereka menjelajahi berbagai negeri untuk mencari harta kekayaan. Apakah ada tempat bagi orang-orang kafir untuk melarikan diri dari adzab Allah?
37. Sungguh kejadian yang menimpa umat-umat dahulu menjadi peringatan bagi orang yang mempunyai hati, atau orang yang memiliki pendengaran, lagi mau berpikir cerdas.
38. Kami benar-benar telah menciptakan langit dan bumi serta semua yang ada di antara keduanya dalam enam masa. Kami tidak sedikit pun merasa lelah mengurus seluruh isi langit dan bumi.
39. Wahai Muhammad, bersabarlah kamu menghadapi ejekan-ejekan kaum kafir Quraisy. Wahai Muhammad, bertasbihlah kamu dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam.
40. Wahai Muhammad, pada sebagian malam hendaklah kamu shalat tahajud dan bertasbih memuji-Nya. Begitu juga berdzikirlah kamu setiap selesai shalat.
41. Wahai Muhammad, dengarkanlah berita tentang hari kiamat yang disampaikan kepadamu. Pada hari itu seorang malaikat menyeru semua manusia dari tempat yang dekat.
42. Pada hari kiamat, manusia mendengar tiupan sangkakala yang menandai manusia dibangkitkan dari kuburnya. Hari itulah semua manusia keluar dari kuburnya.

source

Leave a Reply

Close Menu