Uncategorized

Tadabbur Surah Ash-Shaff – Ibrahim Abdul Mun’im

Surah Ash Shaff (bahasa Arab:الصّفّ, “Barisan”) adalah surah ke-61 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surah Madaniyah dan terdiri atas 14 ayat. Dinamakan Ash Shaff, karena pada ayat 4 surat ini terdapat kata Shaffan yang berarti satu barisan. Ayat ini menerangkan apa yang diridhai Allah sesudah menerangkan apa yang dimurkai-Nya. Pada ayat 3 diterangkan bahwa Allah murka kepada orang yang hanya pandai berkata saja tetapi tidak melaksanakan apa yang diucapkannya. Dan pada ayat 4 diterangkan bahwa Allah menyukai orang yang mempraktikkan apa yang diucapkannya yaitu orang-orang yang berperang pada jalan Allah dalam satu barisan.

1. Semua yang ada di langit dan di bumi tunduk kepada Allah. Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
2. Wahai orang-orang beriman, mengapa kalian berkata akan berbuat sesuatu yang baik, tetapi ternyata tidak kalian lakukan?
3. Sungguh amat besar murka Allah terhadap kalian karena tidak melakukan perbuatan baik yang telah kalian katakan itu.
4. Sungguh Allah mencintai orang-orang yang berperang untuk membela agama Allah dalam satu barisan, seolah-olah mereka itu sebuah bangunan yang berdiri kokoh.
5. Wahai Muhammad, ingatlah ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Wahai kaumku, mengapa kalian menyakiti aku? Padahal kalian mengetahui bahwa aku adalah utusan Allah kepada kalian.” Maka setelah Bani Israil menjauhkan diri dari agamaku, Allah sesatkan hati mereka. Allah tidak akan memberi hidayah kepada kaum yang mengingkari Rasul Allah.
6. Wahai Muhammad, ingatlah ketika ‘Isa putra Maryam berkata: “Wahai Bani Israil, sungguh aku adalah utusan Allah kepada kalian. Aku membenarkan kitab Taurat yang ada sebelumku, dan memberikan kabar gembira akan datangnya seorang rasul sesudahku, namanya Ahmad.” Maka tatkala rasul itu datang kepada kaum Yahudi dan Nasrani dengan membawa Al-Qur’an yang jelas, mereka berkata: “Al-Qur’an ini adalah sihir yang nyata.”
7. Apakah ada orang yang lebih zhalim daripada orang yang berdusta atas nama agama Allah, padahal sebenarnya rasul Allah yang dikabarkan ‘Isa itu mengajak kepada Islam. Allah tidak akan memberi hidayah kepada kaum kafir.
8. Orang-orang kafir berkeinginan memadamkan agama Allah dengan ucapan-ucapan mereka. Allah pasti menyempurnakan agama-Nya, sekali pun orang-orang kafir membencinya.
9. Allah lah yang telah mengutus Rasul-Nya membawa petunjuk dan agama yang benar. Allah memenangkan agama Islam atas semua agama yang lain, sekali pun orang-orang musyrik membencinya.
10. Wahai orang-orang yang beriman, maukah Aku tunjukkan kepada kalian perdagangan yang menyelamatkan kalian dari adzab yang pedih di akhirat?
11. Perdagangan itu adalah kalian beriman kepada Allah, beriman kepada Rasul-Nya dan kalian berjihad untuk membela Islam dengan harta kalian dan jiwa kalian. Keimanan dan jihad itu adalah lebih baik bagi kalian, jika kalian benar-benar menyadari beratnya adzab akhirat.
12. Allah akan mengampuni semua dosa kalian. Allah memasukkan kalian ke dalam surga-surga. Surga-surga itu di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah memasukkan kalian ke tempat tinggal yang indah dalam surga ‘Adn. Itu semua adalah kemenangan yang besar.
13. Hal lain yang kalian inginkan adalah pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat. Wahai Muhammad, berilah kabar gembira kepada orang-orang mukmin.
14. Wahai orang-orang beriman, jadilah kalian pembela-pembela agama Allah, seperti yang telah dikatakan oleh Isa putra Maryam kepada orang-orang Hawari. ‘Isa berkata: “Siapakah yang mau menolongku membela agama Allah?” Para Hawari itu berkata: “Kami adalah orang-orang yang menjadi pembela agama Allah.” Sebagian dari Bani Israil beriman, tetapi sebagian yang lain kafir. Lalu kami kuatkan kaum Bani Israil yang beriman untuk menghadapi musuh mereka, sehingga mereka menjadi menang.

source

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close